Orang yang Wajib Membayar Zakat Dinamakan?

Diposting pada

Orang yang Wajib Membayar Zakat Dinamakan? = muzakki adalah, tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah, mengeluarkan zakat mal bagi yang sudah memenuhi syarat hukumnya adalah, orang yang berhak menerima zakat fitrah disebut, 8 golongan orang yang berhak menerima zakat disebut, salah satu jenis zakat adalah zakat mal yang dimaksud dengan zakat mal yaitu, golongan orang-orang yang berhak menerima zakat disebut, orang yang bertugas sebagai panitia zakat disebut

Orang yang Wajib Membayar Zakat Dinamakan?

Orang yang Wajib Membayar Zakat Dinamakan?
zakat

 

Dalam agama Islam dikenali dengan istilah zakat. Apa itu zakat? Zakat adalah beberapa harta yang wajib dikeluarkan oleh orang Islam untuk diberi kepada kelompok yang memiliki hak untuk terima seperti fakir miskin dan sejenisnya, sama sesuai dengan yang sudah diputuskan oleh syariah.

Menjalankan zakat sebagai rukun Islam ke-4 yakni kewajiban keluarkan zakat pada harta orang yang mempunyai kelebihan. Nach, banyak pertanyaan sekitar zakat yang terbanyak dicari, satu diantaranya adalah orang yang wajib membayar zakat dinamakan? Berikut jawabnya!

Orang yang Wajib Membayar Zakat Dinamakan?

Orang yang wajib membayar zakat dinamakan muzakki atau zakki. Muzakki adalah orang yang dikenakan kewajiban untuk membayar zakat atas pemilikan harta yang sudah capai nisab nisab (batas di antara apa kekayaan itu wajib zakat atau mungkin tidak).

Dengan begitu, muzakki orang yang wajib keluarkan zakat atau orang yang dikenakan kewajiban membayar zakat. Dan orang yang memiliki hak terima zakat disebutkan Mustahik.

Alasan Mengenai Zakat

Di dalam rukun Islam, zakat terhitung rukun yang ke-4. Oleh karena terhitung salah satunya rukun Islam, zakat wajib hukumnya. Selainnya itu, zakat memiliki peranan yang penting untuk umat Islam. Oleh karena demikian keutamaan posisi zakat hingga kata zakatdi dalam Al-Qur’an selalu disebutkan dengan kata shalat dan itu yang jadi dasar kewajiban zakar.

Lihat firman Allah Swt. ini.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Maknanya: Sebenarnya beberapa orang yang memiliki iman, kerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menjalankan zakat, mereka mendapatkan pahala disebelah Tuhannya. Tidak ada kekuatiran pada mereka dan tidak (juga) mereka bersedih hati. (Q.S. Al-Baqarah, 2: 277)

Jenis Zakat

Zakat dipisah dalam dua jenis, yakni zakat nafs (jiwa) atau lazim disebutkan zakat fitri (zakat fitrah) dan zakat mal (harta).

1. Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh tiap muslim, baik kaya atau miskin, lelaki atau wanita, dewasa atau anak-anak, bahkan juga bayi yang baru lahir, saat sebelum masuk hari Raya Idulfitri atau persisnya saat sebelum dikerjakan shalat Idulfitri. Jumlah zakat yang dikeluarkan sekitar 2,5 kg atau 3,5 ltr makanan dasar warga di tempat.

Kata “fitri” diambil dari kata fitrah, yaitu asal mula penciptaan jiwa manusia hingga tiap jiwa yang lahir ke dunia wajib keluarkan zakat fitrahnya.

2. Zakat Mal (Harta)

Pemahaman mal menurut terminologi adalah segala hal yang selalu diharapkan oleh manusia untuk diletakkan, dipunyai, dan digunakan. Adapun menurut istilah syariat, mal adalah semua jenis benda (materi) berbentuk kekayaann yang bisa dipunyai (terkuasai) dan bisa dipakai atau digunakan menurut kelazimannya.

Maknanya, segala hal bisa disebutkan sebagai harta kekayaan bila dapat dipunyai, digabungkan, terkuasai, diletakkan, dan dapat digunakan, seperti rumah, pabrik, mobil, uang, emas, perak, hasil perkebunan, hasil peternakan, hasil pertanian, hasil pertambangan, dan lain-lain.

Maka zakat mal adalah bersihkan harta yang dipunyai dengan langkah memberinya kepada beberapa orang yang memiliki hak menerimanya dengan kandungan dan persyaratan yang sudah ditetapkan oleh agama.

Nach, itu artikel mengenai pertanyaan “orang yang wajib membayar zakat disebutkan” dan keterangan, alasan, dan tipe zakat. Begitu artikel yang bisadibagi berkenaan pertanyaan sekitar zakat dan mudah-mudahan berguna.

Zakat fitrah hukumnya

Tiap muslim wajib untuk menjalankan zakat fitrah. Seperti yang telah disebut, sesungguhnya kewajiban membayar zakat diharuskan untuk orang muslim merdeka atau hamba sahaya, yang telah mempunyai makanan dasar melewati keperluan dirinya, dan keluarganya untuk semalam sehari diharuskan keluarkan zakat fitrah. Dari sisi itu, dia wajib keluarkan zakat fitrah untuk beberapa orang yang jadi tanggungannya, seperti istrinya, anak-anaknya, dan pembantunya jika mereka itu beragama Islam.

“Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang minta, dan orang miskin yang tidak mendapatkan bagian.” (az-Zariyat: 19).

Rasulullah Saw bersabda:

“Bentengilah harta kalian dengan zakat, obatilah beberapa orang yang sakit dari kalian dengan sedekah, persiapkanlah doa untuk bala bencana.” (Diriwayatkan Abu Dawud dalam bentuk mursal dari al-Hasan).

Dalam hadist lain, Umar Ra berbicara, sesungguhnya Rasulullah saw pernah bersabda, “Rasulullah SAW pernah memerintah (kami) supaya zakat fitrah dikeluarkan saat sebelum beberapa orang pergi ke arah tempat sholat Idul Fitri”.

“Dan Allah melebihkan beberapa kamu atas beberapa yang lain dalam hal rejeki, tapi beberapa orang yang dilebihkan (rejekinya itu) tidak ingin memberi rejeki kepada budak-budak yang mereka punyai, supaya mereka sama (rasakan) rejeki itu. Karena itu kenapa mereka memungkiri nikmat Allah?” (an-Nahl: 71)

Benar-benar besar karunia dan anugerah Allah Swt hingga memberi keunggulan dari beberapa orang atas beberapa yang lain dalam hal rejeki. Dengan begitu menjadi sepantasnya kita jalankan apa yang diperintah oleh Allah Swt dan menjauhi dari larangan-Nya. Allah Swt memerintah orang yang sanggup untuk memberi pada orang fakir miskin hak kewajiban (zakat) yang telah diputuskan. Dengan memberi tanpa berharap balasan atau imbalan.

Karena orang yang tidak ingin keluarkan zakat fitrah adalah

Karena orang yang tidak ingin keluarkan zakat fitrah adalah orang yang akan mendapatkan siksa yang pedih. Seperti yang sudah disebut sebelumnya, sesungguhnya zakat fitrah hukumnya wajib untuk tiap muslim yang sudah sanggup mempunyai makanan dasar melewati keperluan dirinya dan keluarganya dalam periode waktu semalam sehari. Demikian keutamaan beribadah zakat, karnanya dia terhitung pada rukun Islam yang ke tiga. Meski begitu, kadang masih saja yang meremehkan hal itu karena banyak hal.

Islam mengharuskan tiap umatnya untuk berzakat. Hal itu hanya bukan untuk membawa umatnya pada hal yang jelek. Walau secara nyata memerintah untuk menyisihkan hartanya, tetapi sebenarnya harta untuk zakat itu yang dapat bersihkan kita dan harta benda kita. Zakat tidak membawa seorang pada kemiskinan. Dengan berzakat akan membawanya pada karunia dan rahimnya Allah.

*****

Orang yang membayar zakat disebut

Zakat ialah rukun Islam yang ke-4. Orang yang keluarkan zakat atau Orang yang membayar zakat disebut disebut muzakki. Ada juga orang yang memiliki hak terima zakat disebut mustahik.

Pemahaman zakat menurut Ketentuan Menteri Agama No 52 Tahun 2014, ialah harta yang harus dikeluarkan dengan seorang muslim atau tubuh usaha yang dipunyai oleh orang Islam untuk dikasih ke yang memiliki hak terima sesuai syariat Islam.

Sementara diambil dari situs Baznas, zakat ialah sisi tertentu dari harta seorang Muslim yang harus dikeluarkan saat telah penuhi persyaratan yang diputuskan. Dalam Islam dikenali ada dua tipe zakat, yaitu zakat fitrah dan zakat maal.

Zakat fitrah ialah zakat yang harus dikeluarkan oleh tiap Muslim pada bulan Ramadhan, saat sebelum dikerjakan sholat Idul Fitri. Zakat fitrah dapat dikeluarkan berbentuk makanan dasar warga di tempat. Seperti beras, gandum, dan semacamnya. Besarnya zakat fitrah ialah 3,5 ltr atau sekitaran 2,5 kg bahan makanan dasar.

Zakat maal atau zakat harta ialah zakat yang harus dikeluarkan umat Islam saat hartanya telah capai nisab dan haulnya. Nisab ialah persyaratan minimum harta yang bisa digolongkan sebagai harus zakat. Ada juga haul ialah periode atau waktu pemilikan harta yang sudah berakhir sepanjang 12 bulan dalam kalender Qamariyah atau tahun Hijriyah.

Zakat maal selanjutnya dirinci kembali ke sejumlah tipe zakat. Diantaranya zakat pendapatan, zakat perniagaan, zakat pertanian, zakat pertambangan, zakat tabungan, zakat emas, zakat perak dan sebagainya.

Tidak ada ketetapan batas waktu untuk keluarkan zakat maal. Zakat ini dapat dikeluarkan selama setahun saat ketentuannya telah tercukupi.

Allah SWT memerintah umat Islam keluarkan zakat seperti firman-Nya dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 110

وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا۟ لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِندَ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Maknanya: “Dan dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa yang kamu upayakan untuk diri kamu, pasti kamu akan mendapatkan pahala nya pada segi Allah. Sebenarnya Allah Maha Menyaksikan apapun yang kamu lakukan.”

Orang yang keluarkan zakat disebut muzakki. Adapun persyaratan harus terbagi dalam 5. Secara lengkap dapat dibaca DI SINI.

Kelompok Yang menerima Zakat
Zakat diteruskan ke kelompok beberapa orang yang memiliki hak terima. Bila orang yang keluarkan zakat disebut Muzzaki, karena itu orang yang memiliki hak terima zakat disebut mustahik. Ada delapan kelompok atau Asnaf orang yang memiliki hak terima zakat atau Mustahik.

Berkaitan 8 kelompok orang yang memiliki hak terima zakat, Allah SWT berfirman dalam Surat At-Taubah ayat 60.

۞ إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

“Benar-benar zakat itu cuma untuk beberapa orang fakir, orang miskin, amil zakat, orang yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (melepaskan) orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan untuk orang yang sedang diperjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah maha ketahui, maha arif.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.