Wanita Syiah Indonesia, Ini Ciri-cirinya dan Jangan Sotta

Wanita Syiah Indonesia pada dasarnya sama ji dengan wanita muslim pada umumnya. Tidak adaji perbedaan. Kadang kita sotta dalam beragama jadi menghukumi atau menfitnah ji dibikin. Kita tidak sadar dangkal sekali pengetahuan kita tentang mereka, lalu serta merta menghukumi. Dosaji nubiking dongo.


Selain membaca wanita Syiah Indonesia. Jangan ko lupa cari tahu juga ki ini nah di laman suardi.eu.org mengenai artis pengikut syiah di indonesia, wanita syiah bandung, tokoh wanita syiah indonesia, pinjam istri syiah, ciri-ciri masjid syiah di indonesia, masjid syiah terbesar di indonesia, aturan wanita syiah, ciri-ciri wanita syiah


Wanita Syiah Indonesia, Ini Ciri-cirinya dan Jangan Sotta

Jadi kalau mauko baca soal wanita Syiah Indonesia bacako juga buku-buku yang memang dibuat oleh orang Syiah. Jangan na kau baca buku-buku yang tulis orang dengki sama mereka. Itu sudah jelas menjelek-jelekkan mereka.


KAUM Syiah telah banyak tersebar di mana saja di sekitar kita. Benar-benar susah membandingkannya, khususnya dari kelompok wanita.


Dihimpun dari beragam sumber salah satunya di laman islampos, minimal ada banyak hal yang dapat menjadi dasar untuk mengenal mereka. Ada beberapa item yang saya tambahkan juga edit. Ka tulisan ini tidak dilandasi dengan refensi.

Lihat Ko juga ini Orang yang Wajib Membayar Zakat Dinamakan?


Berikut salah satunya yang menjelaskan tentang Wanita Syiah Indonesia:

1. Secara fisik penampilan mereka bisa saja sama dengan penampilan muslimah, sama ji juga mereka Wanita Syiah Indonesia itu tutup aurat. Tapi pada banyak peluang mereka kenakan pakaian hitam-hitam (jubah hitam dan kudung hitam, tanpa kerudung).


2. Pada beberapa acara keagamaan, selainnya kenakan pakaian hitam-hitam, wanita Syiah menggunakan ikat kepala tertulis syiar Syiah. Sekilas, tulisan itu terlihat biasa tapi rupanya bermakna ajakan doa. Misalkan: Ya Ali, Ya Husain, Ya Fatimah.


3. Untuk menyarukan kata Syiah, mereka menukarnya dengan ahlul bait. Hingga wanita Syiah kerap menyebutkan istilah ahlul bait, mengeklaim diri sebagai pencinta ahlul bait, menyampaikan opini ahlul bait saat mengulas masalah agama dan mengunggulkan mazhab ahlul bait dibanding mazhab yang lain.

Ini Juga Baca Tujuan Mengeluarkan Zakat Fitrah Adalah


4. Memperlihatkan ketaksukaan pada beberapa teman dekat Nabi selainnya Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu. Pada keadaan yang ‘kondusif’ mereka memperlihatkan ketidaksukaannya ke beberapa teman dekat Nabi berbentuk mencemooh sampai mengkafirkan, khususnya beberapa shabat khusus seperti Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu, Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, dan Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu.


5. Tidak mengakui Abu Bakar, Umar dan Utsman sebagai khalifah yang syah. Kebalikannya, mereka memandang tiga khulafaur rasyidin itu sebagai pembelot dan perampas kekuasaan. (Kalau kau baca sejarah kelam Islam. Pasti kamu tahu memang ada yang tidak sesuai logika)


6. Walau penampilannya seperti aktivis Islam, wanita Syiah tidak sukai mendatangi pengajian umat Islam ahlus sunnah, pun tidak sukai ada di mushola ahlus sunnah. (Ini saya tidak tahu dari mana na kutip. Saya asal copot saja. Ini pada dasarnya tidak seperti itu)


7. Mendatangi perayaan-perayaan syiah seperti Idul Ghadir, peringatan Asyura dan sebagainya

8. Saat puasa Ramadhan, mereka tidak selekasnya buka seperti umat Islam tapi menanti sesaat sesudah matahari tenggelam sampai terlihat bintang gemintang. (Dalam al-quran sangat jelas disebutkan “Sempurnakanlah Puasamu hingga gelap malam)


9. Tidak berpuasa pada hari asyura. Kebalikannya, mereka terlihat berduka dengan duka cita yang dalam di hari itu untuk ingat bencana Karbala


10. Siap, bahkan juga suka dimut’ah. Mut’ah ialah kawin kontrak untuk periode waktu tertentu baik pada perhitungan hari, bulan atau tahun. (Nanti saya berikan refensi soal ini. Tidak seperti ini adanya. Pernyataan ini sangat tendensius, utamanya pada kata SUKA)


Sebenarnya banyak refensi mengenai Wanita Syiah Indonesia yang bisa jadi bahan tulisan. Tetapi nanti pi dilain waktu atau di halaman lain website ini dipublish lagi.


Diambil dari : islampos.com lalu diedit-edit sedikit

Penulis: –

Bila artikel ini berguna, silakan sharing. Dan juga kalau mau berkoar-koar silakan isi saja di kolom komentar.


Juga kalau ada yang mau tulisannya di publish di website ini mengenai Syiah silakan di kirim saja langsung di Email yang ada pada laman kontak. Ada email di situ tercantum.

seorang buruh yang kini kepincut dengan dunia blogging